Tuhan Yang Besar
Shalom semuanya ...... Teman-teman, pernah merasakan sulitnya kehidupan ini kan? Tentu pernah! Seberapa mulusnya jalan kehidupan teman-teman, namun pasti ada tahap sulit yang pernah teman-teman rasakan. Teman-teman ada yang pernah duduk dalam suatu bangku organisasi? Jika dalam suatu bangku organisasi hanya berperan dalam anggota seksi bidang, contohnya anggota seksi konsumsi, apa yang teman-teman pikirkan? Pasti teman-teman berpikir, "saya bukan apa-apa karena saya cuma bawahan dari ketua". Namun apa yang teman-teman pikirkan jika teman-teman bertindak sebagai ketua? Sebagian besar pasti berpikir, "saya yang punya kekuasaan, saya yang tertinggi, maka saya berhak dalam apapun". Betul ?
Nah teman-teman, demikian pula kehidupan kita, saat kita berada di otoritas paling tinggi, kita merasa kita yang paling luar biasa, kita merasa kita yang punya kekuasaan tertinggi, sehingga apa? Sehingga kekuasaan Tuhan dikesampingkan. Namun apa yang terjadi ketika kita berada di bawah, saat kita menyadari kita ini kecil, pasti kita menyadari bahwa masih ada yang lebih besar lagi dari kita. Teman-teman, melalui renungan ini, saya mau mengundang teman-teman untuk menyadari bahwa diri ini gak bisa apa-apa tanpa kekuasaan Tuhan, apa yang mau kita sombongkan? Sombong karena kekayaan? Kekayaan yang berasal dari jeri payah kita, jerih payah kita yang berasal dari kegiatan-kegiatan dalam setiap detik kehidupan kita dan detik-detik kehidupan kita yang berasal dari Tuhan. Kalau begitu, bukannya nama Tuhan yang seharusnya dimasyurkan? Semua berasal dari Tuhan, tapi tidak semua kembali kepada Tuhan! Sadari bahwa diri ini bukan apa-apa karena Tuhan yang membuat diri kita apa-apa, sadari bahwa diri ini lemah supaya kita juga sadar Tuhan itu besar.
Selamat menjalani kehidupan ini, Selamat membesarkan nama Tuhan dan merendahkan hati anda :)
Tuhan berkati!
Putra Arliandy, 29 Mei 2013
Nah teman-teman, demikian pula kehidupan kita, saat kita berada di otoritas paling tinggi, kita merasa kita yang paling luar biasa, kita merasa kita yang punya kekuasaan tertinggi, sehingga apa? Sehingga kekuasaan Tuhan dikesampingkan. Namun apa yang terjadi ketika kita berada di bawah, saat kita menyadari kita ini kecil, pasti kita menyadari bahwa masih ada yang lebih besar lagi dari kita. Teman-teman, melalui renungan ini, saya mau mengundang teman-teman untuk menyadari bahwa diri ini gak bisa apa-apa tanpa kekuasaan Tuhan, apa yang mau kita sombongkan? Sombong karena kekayaan? Kekayaan yang berasal dari jeri payah kita, jerih payah kita yang berasal dari kegiatan-kegiatan dalam setiap detik kehidupan kita dan detik-detik kehidupan kita yang berasal dari Tuhan. Kalau begitu, bukannya nama Tuhan yang seharusnya dimasyurkan? Semua berasal dari Tuhan, tapi tidak semua kembali kepada Tuhan! Sadari bahwa diri ini bukan apa-apa karena Tuhan yang membuat diri kita apa-apa, sadari bahwa diri ini lemah supaya kita juga sadar Tuhan itu besar.
Selamat menjalani kehidupan ini, Selamat membesarkan nama Tuhan dan merendahkan hati anda :)
Tuhan berkati!
Putra Arliandy, 29 Mei 2013
Komentar
Posting Komentar