Peperangan Rohani
Shalom .... Kehidupan kita setiap hari merupakan perang bukan? Yap, kehidupan kita setiap hari merupakan peperangan, peperangan untuk memilih yang baik atau yang buruk, peperangan untuk memilih yang benar atau yang salah. Benar? Yaaa tentu kalau kita bicara antara yang benar dan yang salah, berarti kita bicara antara kuasa Tuhan dan Iblis. Teman-teman, perlu digarisbawahi, iblis tidak jemu-jemu menawarkan segala kepuasan diri dalam dunia ini, iblis tidak jemu-jemu menyajikan segala hal yang kelihatan sedap namun sebenarnya penuh dengan tipu daya si Jahat. Mencuri, korupsi, mabuk-mabukan, perjudian, narkoba bahkan sampai dengan seks bebas yang menghasilkan kekayaan, kesenangan, kegembiraan, bahkan kepuasan seksual. Yaap, iblis punya segala cara. Lalu bagaimana caranya untuk dapat memilih kuasa Tuhan dalam peperangan ini?
Mari kita tengok Efesus 6:11
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu, dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis:
Apa saja perlengkapan senjata Allah yang dimaksud ayat tersebut, mari kita tengok ayat seterusnya!
Berikatpinggangkan kebenaran
Ikat pinggang merupakan benda perlengkapan yang bisa dibilang sangat penting bagi kenyamanan kostum diri kita. Apa yang terjadi ketika kita memakai celana dengan ukuran pinggang yang besar lalu tidak memakai ikat pinggang? Saat celana itu terpelorot, maka kepercayaan diri kita hilang. Sama dengan yang dimaksud ayat di atas, kebenaran yang menentukan siap berperang atau siap dipermalukan.
Berbajuzirahkan keadilan
Baju zirah merupakan baju perang tentara Romawi di masa lalu yang dibuat dari bahan yang keras untuk melindungi bagian vital tubuh. Begitu pula keadilan, Rasul Paulus memakai keadilan untuk melindungi diri rohani kita ini dari serangan Iblis terutama bagian vitalnya, iman!
Kaki yang berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera
Perisai api
Perisai termasuk alat perang tentara Romawi yang digunakan untuk menangkis panah musuh, perisai biasanya terbuat dari besi atau kulit binatang keras yang lembab, supaya saat panah berapi musuh diluncurkan perisai tersebut dapat mematikan api pada panah tersebut sehingga tidak membakar diri kita. Perisai merupakan alat aktif yang digunakan untuk menangkis ke depan, belakang ataupun samping, sehingga Rasul Paulus juga mau iman kita sebagai iman yang aktif dalam menangkis semua tipu muslihat iblis.
Ketopong keselamatan dan pedang Roh yaitu firman Allah
Itulah persenjataan yang Rasul Paulus sampaikan agar kita dapat siap saat menghadapi peperangan rohani itu dalam kehidupan kita.
Selamat menjalani kehidupan ini dan selamat berperang dengan si Jahat. Tuhan berkati!
Dikutip dari Khotbah Pendeta Esther Suthya-Tumanserry
Putra Arliandy, 29 Juli 2013
Mari kita tengok Efesus 6:11
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu, dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis:
Apa saja perlengkapan senjata Allah yang dimaksud ayat tersebut, mari kita tengok ayat seterusnya!
Berikatpinggangkan kebenaran
Ikat pinggang merupakan benda perlengkapan yang bisa dibilang sangat penting bagi kenyamanan kostum diri kita. Apa yang terjadi ketika kita memakai celana dengan ukuran pinggang yang besar lalu tidak memakai ikat pinggang? Saat celana itu terpelorot, maka kepercayaan diri kita hilang. Sama dengan yang dimaksud ayat di atas, kebenaran yang menentukan siap berperang atau siap dipermalukan.
Berbajuzirahkan keadilan
Baju zirah merupakan baju perang tentara Romawi di masa lalu yang dibuat dari bahan yang keras untuk melindungi bagian vital tubuh. Begitu pula keadilan, Rasul Paulus memakai keadilan untuk melindungi diri rohani kita ini dari serangan Iblis terutama bagian vitalnya, iman!
Kaki yang berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera
Perisai api
Perisai termasuk alat perang tentara Romawi yang digunakan untuk menangkis panah musuh, perisai biasanya terbuat dari besi atau kulit binatang keras yang lembab, supaya saat panah berapi musuh diluncurkan perisai tersebut dapat mematikan api pada panah tersebut sehingga tidak membakar diri kita. Perisai merupakan alat aktif yang digunakan untuk menangkis ke depan, belakang ataupun samping, sehingga Rasul Paulus juga mau iman kita sebagai iman yang aktif dalam menangkis semua tipu muslihat iblis.
Ketopong keselamatan dan pedang Roh yaitu firman Allah
Itulah persenjataan yang Rasul Paulus sampaikan agar kita dapat siap saat menghadapi peperangan rohani itu dalam kehidupan kita.
Selamat menjalani kehidupan ini dan selamat berperang dengan si Jahat. Tuhan berkati!
Dikutip dari Khotbah Pendeta Esther Suthya-Tumanserry
Putra Arliandy, 29 Juli 2013
Komentar
Posting Komentar