Gereja dan Pelayananya, Sebuah Tarian yang Terbelenggu

Bak sebuah tarian, gereja pun seharusnya mengundang orang-orang di dalamnya untuk berdansa bersama dengan leluasa karena sukacita atas keselamatan yang dari pada-Nya. Namun nyatanya, apa yang terjadi?

Gereja membebani dirinya sendiri dengan berbagai sistem, aturan, dan program yang membuat gereja itu sendiri hanya bisa bergerak kaku ke kiri dan ke kanan, tanpa keluwesan.

Semboyan ecclesia reformata semper reformanda memanggil gereja untuk terus membaharu diri lewat keteladanan yang Yesus hadirkan dalam masa pelayanan-Nya. Sehingga, gereja akhirnya diutus untuk berseru kepada dunia: "menarilah!"

- Putra Arliandy, 10 Desember 2017


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunitas = Anugerah Allah yang sering tak disadari

Penjara Bukan Penghalang

Tempatkan Tuhan Dimana Saja