Kasih = Imbalan?

Shalom teman-teman ...... Sejak sekian lama nih udah gak menulis dan bersaksi lewat blog ini, dan puji Tuhan hari ini gue diberikan kerinduan dari Tuhan untuk sedikit sharing dan bersaksi, sekalipun lewat sebuah tulisan doang.

Sebelumnya, teman-teman tau kan apa yang disebut dengan kasih?
Pasti taulah yaaa, walaupun teman-teman gak bisa mendefinisikan kata "kasih" tersebut.Tapi gue yakin, teman-teman punya perspektif tersendiri yang berbeda-beda tentang sebuah "kasih".
Nah kalau menurut "buku keramat" bangsa Indonesia, yang lebih sering disebut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "kasih" merujuk kepada perasaan sayang dan memberi.

Teman-teman pernah bilang ke orang-orang yang kalian sayang, entah itu keluarga, sahabat, teman atau "doi" kalau "gue mengasihi lo dengan tulus kok, gue sayang sama lo tulus kok"?
Sebagian besar dari kalian pasti pernah mengucapkan kalimat tersebut untuk menunjukkan kesungguhan kalian menyayangi seseorang atau untuk membuat seseorang tersebut yakin atas kasih sayang yang diberikan oleh teman-teman sekalian.

Tapi, hati-hati! "Bibir terkadang tidak selaras dengan hati"! Kata tulus yang berdasarkan "buku keramat" (lagi) merujuk kepada jujur; tidak pura-pura; tulus ikhlas atau bisa kita terjemahkan dengan kalimat "tidak mengharapkan imbalan", terkadang pada nyatanya semua itu berbalik 180 derajat.
Kadang, kita mengasihi orang malah cuma dengan motivasi:
"kalau gue care sama dia, siapa tau dia balik care sama gue",
"kalau gue bisa jadi telinga buat dia, siapa tau aja dia nanti juga mau dengerin keluh kesah gue",
"kalau gue bisa jadi penyemangat dia, siapa tau aja dia kesemsem sama gue",
dan masih banyak lagiiiiii motivasi-motivasi sejenis itu yang menyimpang dari "KASIH" yang sebenarnya.

Ini yang mesti diperhatikan secara mendalam teman-teman. Kalau kita mengasihi dengan konsep seperti yang disebutkan di atas yang terjadi ketika teman-teman tidak mendapatkan hal yang menjadi tujuan teman-teman yang ada dalam pola pikir teman-teman sekalian menjadi "mana orang yang selama ini gue sayang? kok malah gak ada buat gue?", "mana mereka? gak tau terima kasih?!", yang ada semua kasih sayang yang sudah teman-teman berikan buat orang-orang tersebut menjadi sebuah kasih sayang yang terpaksa bahkan menjadi sebuah penyesalan! Padahal acap kali Tuhan mengingatkan kita untuk melakukan semua hal dengan tulus hati, bukan karena paksaan!

Teman-teman, gue mau ngajak kalian semua dari tulisan ini buat menyadari bahwa sebuah KASIH berasal dari sebuah KETULUSAN. Berarti, ketika kalian sudah sanggup MENGASIHI, kalian pun sudah sanggup MEMBERI TANPA MENGHARAPKAN IMBALAN.
Bagimana caranya agar kita tidak mengharapkan imbalan dari sebuah kasih?

Kolose 3: 23 adalah jawabannya: "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu SEPERTI UNTUK TUHAN dan BUKAN UNTUK MANUSIA".

Lakukan sebagai ungkapan syukur! Lakukan karena Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi teman-teman sekalian dengan tulus dan kasih tersebutlah yang memampukan kalian untuk mengasihi juga dengan tulus ikhlas!

Mampukan untuk mengubah KASIH = IMBALAN? = TULUS

Selamat dipakai Tuhan lebih luar biasa dalam hal mengasihi :)

Putra Arliandy
09 April 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunitas = Anugerah Allah yang sering tak disadari

Penjara Bukan Penghalang

Tempatkan Tuhan Dimana Saja